ilustrasi

Selat Panjang, Diriau.com -- Keberadaan anjing liar di Kota Selatpanjang sudah cukup mengkhawatirkan. Bahkan sudah sampai memakan korban.

Seekor kambing milik warga di Banglas Barat mati digigit anjing. Pada peristiwa lain empat ekor kambing diteror 7 ekor anjing di Jalan Jauhari Dagang atau persis disamping Kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Beberapa pekan lalu, Pak Asri terkejut melihat salah satu kambingnya menjadi korban gigitan anjing. Ia hanya bisa pasrah.

"Satu ekor kambing milik saya mati digigit anjing. Kejadiannya saat dibelakang lahan kami yang berbatasan dengan kebun sagu," ungkap pria yang memiliki peternakan sapi dan kambing di Desa Banglas Barat ini saat ditemui, Rabu 2 Oktober 2018.

Sementara dari kesaksian langsung di Simpang Jalan Dorak-Jalan Jauhari Dagang sebanyak empat ekor kambing diteror oleh 7 ekor anjing pada Selasa 1 Oktober 2018. Setelah dikejar beramai-ramai, anjing juga menggongong kambing-kambing tersebut.

Untung salah satu warga Selatpanjang, Uyung Salis membantu mengusir komplotan anjing tersebut. Walaupun ia sendiri tak tau kambing tersebut milik siapa, dia dengan sukarela membantu agar kambing-kambing tersebut tidak menjadi korban gigitan.

"Anjingnya banyak. Sampai 7 ekor. Kasihan, makanya kita bubarkan aja," kata Uyung. Ia juga tak menyangka anjing liar sangat banyak berkeliaran dijalan. Karena cukup membahayakan.

"Berbahaya juga kalau sampai manusia yang digigit oleh anjing-anjing liar ini. Bisa kena rabies nanti," ucapnya merasa khawatir.

SHARE
Previous articleNilai Impor Riau Naik 15,23 Persen
Next articleSPI desak Polda Riau Transfaran Dalam Penegakan Hukum Terkait Bupati Bengkalis Yang Diduga Kuat Ikut Terlibat

COMMENTS