DIRIAU.COM -- Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri Indonesia, Dr Ir Rizal Ramli MA menilai analisa Menteri Keuangan Sri Mulyani ngawur. Pasalnya Sri Mulyani menyebut dominasi BUMN bisa menghambat investasi asing.

Padahal menurut Rizal Ramli, yang harus dibenahi mestinya inefisiensi dan manajemen BUMN yanh bermasalah. Apalagi konstitusi menganjurkan BUMN lebih efisien. Sehingga ia menilai analisa Sri Mulyani sangat ngawur.

"Kok makin lama analisanya makin ngawur ????. Inefisiensi dan management BUMN yg jadi masalah, itu yg harus dibenahi ! Ekonomi konstitusi memang anjurkan BUMN yg effisien. Jangan hambat BUMN sekedar buat bikin senang asing. ????" cuit Rizal Ramli melalui akun Twitter-nya @RizalRamli, Kamis (1/8/2019) malam sembari membagikan postingan berita CNN: Sri Mulyani Sebut Dominasi BUMN Hambat Investasi Asing.

Dikutip dari CNN, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan peranan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dominan di dalam perekonomian bisa menghambat masuknya investasi asing. Sebab, investor asing dipandang tak akan mau membawa aliran investasi ke Indonesia jika lingkungan bisnis tidak kompetitif.

Ia menuturkan Penanaman Modal Asing (PMA) masih merupakan faktor krusial bagi Indonesia lantaran mereka memiliki teknologi yang bisa menciptakan nilai tambah ekonomi. Jika PMA terhambat, kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan produktivitas tidak akan tercipta jika pemerintah dan BUMN intervensi di struktur perekonomian Indonesia.

"Dan ini memang tengah menjadi isu bagi kami karena kalau mau meningkatkan produktivitas, maka PMA akan sangat penting. Tapi, investasi tidak mau masuk kalau negara dan BUMN terlalu mendominasi," jelas Sri Mulyani, Kamis (1/8/2019).

Reporter: Lukman Prayitno

SHARE
Previous articleUmur Kapten Timor Leste U-15 Diduga Dipalsukan
Next articleParah, 8 Anggota Polres Bandara Soetta Peras Polisi Arab Saudi

COMMENTS