foto ilustrasi (net)

PANGKALANKERINCI- Sepekan terakhir ini tim gabungan dari berbagai instansi berjibaku memadamkan kobaran api. Hal tersebut menyusul terjadinya, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) di dua lokasi yang berbeda dikabupaten Pelalawan seluas 23 hektar.

Dengan usaha maksimal dan sigap hingga Sabtu sore (14/7/18) tim gabungan berhasil memadamkan api. Laporan yang diterima riauterkini.com dari Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pelalawan, Hadi Penandio, Minggu (15/7/18) saat ini terhadap lahan yang terbakar sudah berhasil dipadamkan dan didua lokasi ini sedang dilakukan upaya pendinginan.

"Tim gabungan hingga Sabtu petang berhasil memadamkan api, saat ini sedangan dilakukan upaya pendinginan," terang Hadi Penandio. Menurut Hadi Penandio, lokasi pertama lahan yang terbakar terjadi di desa Batang Nilo Kecil kecamatan Pelalawan. Luas lahan yang terbakar ditempat ini kurang lebih 20 hektar.

Kondisi lahan ditempat ini kata dia adalah tanah bergambut yang ditanami kelapa sawit berumur tiga sampai dengan empat tahun. Sementara selebihnya ditumbuhi semak belukar.

Ditambahkannya, begitu mendapat kabar terjadi Karlahut tim gabungan dari berbagai instansi langsung turun tangan kelapangan memadamkan api. Adapun tim yang turun memadamkan api ditempat ini antara lain, personil Polres Pelalawan terdiri 45 orang, TNI 3 orang, MPA 12 orang, Satpol PP Damkar 15 orang, Manggala Agni 7 orang, Disbun 12 orang, PT Adei dan Safari Riau 72 orang dan BPBD 8 orang.

Sementara dilokasi yang kedua, terjadi Sabtu kemarin (14/7/18) tepatnya, di Jalur 9 Desa Air Hitam Kecamatan Ukui. Kondisi lahan dilokasi ini, ditumbuhi sisa tanaman batang Akasia dan sebagian lagi ditumbuhi semak belukar berupa tanaman pakis. Kegiatan pemadaman dan pendinginan dilokasi ini sambung kepala BPBD dipimpin langsung Kapolsek Ukui AKP Amriadi, SH didampingi Kepala SPW 1 BTNTN Lubuk Kembang Bungo.

Sementara tim gabungan yang turun memadamkan api di Air Hitam ini, terdiri dari anggota Polri 3 orang, TNI 2 orang, Manggala Agni Rengat 2 orang, MPA 4 orang, TNTN 8 orang, Brigade Karlahut TNTN 11 orang, pihak PT RAPP 5 orang dan pihak PT IIS sebanyak 5 orang.

 

 

 

 

sumber : riauterkini.com

SHARE
Previous articleIdentitas Mayat Wanita Yang Ditemukan Dalam Sumur di Desa Talikumain Akhirnya Terungkap
Next articleGagal Faham saksi Ahli Pidana di PN Pekanbaru Sebut Undang-Undang Pers Berlaku Untuk Kalangan Pers

COMMENTS