ilustrasi

SIAK (DIRIAU.com) - Warga Rantau Panjang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak dibuat heboh dengan dugaan tabrak lari. Korbannya, seorang buruh 31 tahun ditemukan tewas di jalan lintas Siak-Buatan itu, Selasa (3/7/2018) malam. Sepeda motor Honda Beat BM 5746 YY tampak ringsek di TKP.

Beberapa suku cadang terserak. Sedangkan korban tampak tak menggunakan helm. Setelah dievakuasi, ternyata korban bernama Lestron Sinaga, warga kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib. Pihak keluarganya menjemput jenazah korban.

"Tidak ada kendaraan lain saat warga sudah heboh ada korban meninggal di jalan raya. Banyak yang menduga kejadian itu akibat tabrak lari," kata Iron, warga setempat. Ia mengaku prihatin dengan kondisi korban. Selain tergeletak seorang diri, darah korban juga berserakan di aspal.Dugaan pihak warga bertambah, korban meninggal dunia akibat tidak mendapat pertolongan cepat.

"Ini kejadian yang kesekian kalinya di jalan lintas Siak Buatan ini. Untuk tabrak lari, juga sudah sering. Yang jatuh sendiri sudah banyak," kata dia. Sebab, jalan lintas Siak Buatan cendrung lurus dan sepi. Tetapi permukaan jalan tidak rata, sehingga berbahaya bagi pengendara.

"Melihat jalan luas dan sepi, banyak pengendara yang ugal-ugalan. Akibatnya banyak juga yang jatuh terguling-guling," kata dia. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Siak AKP Chandra mengemukakan, dugaan tabrak lari sangat kuat terhadap korban. Namun, hingga Kamis (5/7/2018), pihaknya belum bisa mengungkap pelaku.

"Info yang didapat dan saksi yang ada tabrak lari. Tapi masih kami dalami lagi dan mencari saksi-saksi lain barangkali ada info yang lain yang benar-benar melihat dan bisa membuktikan. Apabila ada yang memiliki saksi mata silahkan di sampaikan untuk bisa datang ke Satlantas Polres atau Polsek Lubuk Dalam," kata dia.

Sedangkan hasil olah TKP, korban yang mengendarai sepeda motor honda Beat BM 5746 YY datang dari arah Buatan I menuju arah Siak dengan kecepatan tinggi. Padahal cuaca sedang hujan. Sesampainya di TKP hilang kendali karena kondisi jalan yang licin."Bisa jadi juga cuaca itu yang mengakibatkan pengendara Sepeda motor honda Beat jatuh sendiri. Tetapi kami masih terus mendalaminya," kata dia.

AKP Chandra juga meminta pengendara di Siak wajib memakai helm. Sebab, kebanyakan ruas jalan lintas di Siak membelah kebun-kebun sawit dan sepi. Hal itu membuat jalan menjadi rawan kecelakaan. "Jika mematuhi aturan lalu lintas, seperti mengendarai kendaraan laik, menggunakan helem dan tidak ugal-ugalan, setidaknya dapat mengurangi risiko jika terjadi kecelakaan," kata dia.

 

SHARE
Previous articleEdarkan Sabu, Seorang Warga Meranti di Tangkap Polisi
Next articleGelar Razia Pekat, Satpol PP Pekanbaru Tangkap 29 Orang Bukan Warga Pekanbaru

COMMENTS