PANGKALANKERINCI, DIRIAU.com -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Pelalawan membongkar praktek panti pijat plus-plus. Terbongkarnya, panti pijat yang menyimpang ini, setelah Satpol PP melakukan operasi penertiban, Senin (17/9/18) malam.

Informasi yang dirangkum riauterkin.com, operasi penertiban panti pijat tersebut dipimpin langsung Kasi Penertiban Satpol PP dan Damkar kabupaten Pelalawan, Sofyan. Berdasarkan data-data yang dihimpin intelijen Satpol PP yang sudah terjun ke kebeberapa titik sebelumnya, menemukan panti pijat plus-plus, nekat beroperasi di pemukiman warga.

Berkat informasi intelijen ini, petugas bergerak di titik panti pijat tepatnya di simpang Kualo kecamatan Pangkalan Kerinci. Saat dilakukan penggrebekan, ditemukan salah satu panti pijat sepasang laki-laki dan perempuan. Menariknya, perempuan yang berada di dalam kamar dalam keadaan setengah bugil.

Tanpa ampun, malam itu juga, termasuk tiga orang wanita lainnya, langsung digelandang ke Mako Satpol PP dan Damkar untuk dilakukan pendataan. Tidak itu saja, sebagai barang bukti petugas turut mengangkut tempat tidur dan kasur. Kasatpol PP dan Damkar kabupaten Pelalawan, Abu Bakar FE menuturkan, bahwa penertiban terhadap dua panti pijat milik BG dan NW di Simpang Kualo ini, sudah pernah dilakukan sebelumnya. "Dulu pernah kita tertibkan, namun kenyataan sampai sekarang tetap beroperasi, makanya kita sikat," tandasnya.

 

SHARE
Previous articleMomen HUT Damkar Ke 100 di Pekanbaru Akan di Hadiri Presiden RI
Next articleSPI desak Polda Riau Transfaran Dalam Penegakan Hukum Terkait Bupati Bengkalis Yang Diduga Kuat Ikut Terlibat

COMMENTS