Lurah Padang Terubuk Raymond Akhmaddin Saragih, SH.

PEKANBARU, DIRIAU.COM -- Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah mentransfer bantuan keuangan (Bankeu) untuk Pemerintah Kota Pekanbaru karena daerah ini sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Bankeu tersebut sebesar Rp8,5 miliar.

Terkait Bankeu tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi 83 kelurahan di Pekanbaru. Namun, Bankeu tersebut tidak bisa digunakan untuk bantuan sembako.

"Bankeu Rp8,3 miliar tersebut tidak digunakan untuk sembako. Melainkan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Pekanbaru yang sudah menetapkan PSBB," katanya.

Sementara Kepala Bagian Humas Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman juga menjelaskan.

"Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada lurah-lurah kita untuk pelaksanaan pencegahan covid. Misalnya ada pengeluaran dana yang sifatnya untuk kemajuan pencegahan covid, itu boleh dipergunakan," kata Walikota Pekanbaru Firdaus melalui Kepala Bagian Humas Mas Irba Sulaiman, Selasa (23/06/2020).

Sesuai petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, terang Irba, dana penanganan Covid-19 sebesar Rp100 juta tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengadaan masker, hand sanitizer, disinfektan, belanja modal seperti sprayer, thermo gun, tempat cuci tangan portabel dan untuk sosialisasi pencegahan covid.

Sementara untuk pengadaan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) bagi warga miskin dan terdampak covid, disampaikan Irba tidak ada dijelaskan di dalam juknis.

"(Penggunaan anggaran) ini juga mengacu pada juknis dari pusat, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Mendagri dan Menkeu (Menteri Keuangan). Jadi ikutilah (juknis) itu," ucapnya.

Raymond Akhmaddin Lurah Padang Terubuk, menyampaikan pesan kepada RT/RW Padang Terubuk melalui pemberitaan yang di terbitkan oleh awak media. bahwa dengan jelas sudah terpapar seperti diatas sebagaimana sebenarnya cara mekanisme pengunaan anggaran 100 juta yang diserahkan kepada setiap kelurahan yang ada di Kota Pekanbaru.

"Transparasi seperti apa lagi yang mau RT/RW ketahui, semua rasanya sudah dilaksanakan sesuai dengan Juknis yang ada serta arahan dari pemerintah provinsi mau pun kota Pekanbaru, jelas-jelas sudah semua peralatan untuk penanggulangan dan pemeriksaan virus covid 19 sudah kita beli", Ucap Raymond.

Sebagaimana sebelumya, ada salah satu perangkat RT/RW Padang Terubuk mengatakan dalam rapat bahwa sebaiknya Bapak Lurah agar sekiranya dapat mengeluarkan uang tersebut untuk gaji atau upah kami sebagai penjaga team covid 19 siaga, jangan di tahan-tahan uang tersebut.

Inilah sebenarnya pucuk dari permasalahan yang timbul, hingga sampai digadang-gadangkan oleh salah satu perangkat RT/RW Padang Terubuk di beberapa media online. dengan rasa sangat besar seakan-akan ingin membunuh karakter Lurah nya, karena niat perangkat RT/RW tersebut seperti nya ingin meraup ke untungan pribadi, serasa digagalkan niat tersebut oleh Lurah Raymond makanya oknum tersebut merasa meradang dengan cara melakukan manuver pemberitaan ke media online yang ada.

Padahal tugas saya sebagai seorang Lurah ialah melaksanakan tugas sesuai prosedur dan undang-undang pemerintah kota Pekanbaru yang ada, saya sudah mencoba merangkul dan menjelaskan kepada perangkat RT/RW tetapi sepertinya salah satu oknum perangkat RT/RW Padang Terubuk gagal paham terhadap apa yang telah saya jelaskan.

"Himbauan saya kepada masyarakat kelurahan Padang Terubuk beserta perangkat RT/RW marilah kita bersama-sama bekerja dengan hati yang ikhlas karena ini semua untuk kebaikan bagi kampung kita dalam mencegah virus covid 19 ini".tutup Raymond

 

Reporter (Jimi)

SHARE
Previous articleFPII Riau Minta Walikota Pekanbaru Soroti Kinerja M. Jamil Tentang Sembrawutnya Perizinan Yang Dikeluarkan
Next articlePj Sekdako Lantik Pejabat Eselon III dan IV di Komplek Perkantoran Tenayan Raya.

COMMENTS