PEKANBARU, DIRIAU.com -- Keluh kesah ratusan pekarja PT Ricry yang meminta pembayaran gaji sejak Juni 2018, hingga jaminan kerja dan kesehatan tidak kunjung mendapat kepastian jawaban. Atas hal itu, ratusan pekerja tersebut akhirnya mengadu ke DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin, (8/10/2018).

Aksi demo yang dimulai pagi ini diantaranya menuntut 3 hal, yakni pembayaran gaji karyawan, tagihan BPJS Kesehatan dan Jamsostek karyawan, dan pesangon karyawan. Aksi ini merupakan aksi yang kedua setelah ratusan massa menggelar aksi di lokasi pabrik PT. Ricry di bawah Jembatan Leighton 1, Rumbai, Pekanbaru.

"Rata - rata dari 366 pekerja di PT. Ricry sudah tidak gajian sekitar 4 bulan," ujar Koordinator lapangan, Syahriman.

"Selain itu, pernah suatu hari lokasi kerja kami didatangi maling yang membawa senjata tajam, tetapi pihak manajemen kemudian mengetahui hal itu dan hanya seolah peduli dengan hartanya, dia tidak bertanya apakah kami ada yang terluka. Kami pun tidak punya BPJS Tenaga Kerja dan BPJS Kesehatan," ujarnya lagi.

Tidak berlangsung lama, aksi yang berjalan dengan damai tersebut kemudian diterima oleh Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson diruangan komisi V.

Sekitar 15 sampai 20 orang perwakilan demo, memasuki ruangan hearing komisi v untuk berdiskusi dan akhirnya menyepakati bahwa hari kamis akan diadakan pertemuan selanjutnya bersama Dinas Tenaga Kerja.

SHARE
Previous articleCukup Bukti, Kuasa Hukum KSB Desak Polda Riau Tangkap Sari Antoni
Next articleSPI desak Polda Riau Transfaran Dalam Penegakan Hukum Terkait Bupati Bengkalis Yang Diduga Kuat Ikut Terlibat

COMMENTS