ilustrasi

PANGKALAN KERINCI (DIRIAU.com) -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pelalawan kembali mengamankan minuman keras tradisional yang dijual di dekat permungkiman warga pada Kamis (2/8/2018) sore . Miras yang disita berupa tuak suling.

Lapak penjualan tuak yang dirazia personil Satpol PP berada di Jalan Cinta Damai Kecamatan Pangkalan Kerinci.Tuak yang berasal dari Pulau Nias Provinsi Sumatera Utara ditertibkan dan pemiliknya dilarang untuk melanjutkan usaha tersebut.

"Sebenarnya lapak ini sudah dua kali kita tertibkan. Tapi masih saja membandel," jelas Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE, Jumat (3/8/2018). Abu Bakar menjelaskan, setelah mendapat informasi bahwa lapak tuak itu kembali berjualan.

Setelah kabar itu dipastikan melalui intelijen internal. Sekitar pukul 14.45 wib puluhan personil Satpol PP diturunkan ke lokasi untuk melakukan penertiban.

Saat disita, pemilik lapak tuak itu mengakui kesalahannya dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi serta membuka lapaknya. "Pemilik sempat berkilah juga kalau dia tidak menjual lagi. Waktu kita cek ke dalam, ternyata masih ada. Jadi kita amankan," tuturnya.

Petugas menyita 42 botol tuak suling yang berwarna bening dari dalam rumah pemiliknya. Satpol PP kembali memberikan peringatan keras kepada pengusahanya agar tidak menjual miras tradisional itu lagi.

SHARE
Previous articlePolsek Senapelan Polresta Pekanbaru Gelar Giat Binrohtal Dan Yasinan Keliling
Next articleGagal Faham saksi Ahli Pidana di PN Pekanbaru Sebut Undang-Undang Pers Berlaku Untuk Kalangan Pers

COMMENTS