DIRIAU.COM -- Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad bingung dengan sikap Presiden Joko Widodo yang menolak bantuan Malaysia untuk menyelesaikan persoalan kabut asap.

"Kami menawarkan bantuan sepanjang waktu, kami memiliki pesawat terbang khusus untuk menyemprotkan air. Saya pikir itu bisa digunakan. Saya tidak tahu mengapa Indonesia tidak menerima bantuan kami," ujar Mahathir dalam konferensi pers dilansir Straits Times, Kamis (19/9/2019) seperti dikutip dari RMOL.ID. 

Atas sikap penolakan tersebut, dalam waktu dekat ia berencana untuk menanyakan langsung kepada Presiden Jokowi.

Hingga kini, pemerintah Indonesia masih terus melakukan upaya pemadaman Karhutla yang terjadi di sebagian wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga terus memburu para pelaku Karhutla yang melibatkan instansi dan individu, bahkan pihak asing. Sejauh ini, sudah 230 orang ditetapkan tersangka dan lima orang dari korporasi.
 
Editor: Lukman Prayitno 
SHARE
Previous articleBayi Usia 4 Bulan di Sumsel Meninggal Diduga Sesak Napas Akibat Asap
Next articleParah, 8 Anggota Polres Bandara Soetta Peras Polisi Arab Saudi

COMMENTS