ilustrasi (google.com)

DUMAI (DIRIAU.com) - Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai menangkap satu kapal muatan pasir yang diduga ditambang secara ilegal. Kapal itu melintas di wilayah kerja Lanal Dumai.

Penambangan pasir ini tak dapat menunjukkan izin dari instasi ESDM saat terciduk tim patroli Lanal Dumai. Lanal Dumai akhirnya menangkap satu unit kapal motor (KM) Bintang Jaya II GT 34 muatan pasir ilegal diduga diambil di Rupat. Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino mengatakan, kegiatan pertambangan itu tidak memiliki izin seusai aturan yang ada.

“Melakukan penambangan pasir laut ada aturannya, UU pertambangan. Sebagaimana diketahui kalau RTRW sudah jadi, aturan izin sudah dikeluarkan baru diperbolehkan dan melakukan kegiatan,” ujarnya di dermaga Lanal, Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan, akhir pekan lalu.

Sebagai Aparat yang bertugas di bidang kemanan laut, Lanal Dumai bertindak tegas melaksanakan penindakan. “Kapal bersama nakhoda telah diamankan, lebih lanjut akan dikoordinasikan oleh Dinas Pertambangan,” kata Danlanal, Ahad (27/5).

Orang nomor satu di Lanal Dumai itu menerangkan, aktivitas pertambangan pasir ilegal itu selama ini dikelola atas nama masyarakat setempat.

“Aktivitas tambang pasir itu, selama ini dikelola oleh masyarakat yang dipergunakan untuk keperluan lokal. Pemeriksaan diketahui, kapal berasal dari Selat Panjang dan pasirnya dari Rupat. Kami harus melaksanakan penindakan. Sejauh ini kami belum menemukan izinnya ,” tuturnya.

 

 

 

 

sumber : riaupos.co//

SHARE
Previous articleGara - Gara Beradu Pandang, Seorang Pria di Inhil Masuk ke Bui
Next articlePT Gapura Angkasa ( GA) dan PT Dwi Sukses Abadi ( DSA ) Digugat 2 Mantan Karyawannya ke PN Pekanbaru

COMMENTS