Ilustrasi: internet
BANGKINANG, DIRIAU.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar melakukan penahanan terhadap Nurul Hidayah. Tersangka merupakan Sekretaris Desa (Sekdes) Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar tersebut diduga melakukan pungutan liar Prona tahun anggaran 2016.
 
Penahanan tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri SH MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Amri Ramanto Sayekti SH MH yang didampingi Kasi Intel Agung Setyadi SHMH saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (15/8/2019).
 
Menurutnya penahanan tersebut dilakukan setelah melakukan pemanggilan tahap dua kepada Nurul Hidayah. Tersangka ditahan di Lapas kelas IIB Bangkinang. 
 
"Sebelumnya kita melakukan pemanggilan untuk tahap dua terhadap tersangka. Dan dia datang dengan kooporatif lalu kita lakukan pemeriksaan lebih kurang satu jam hingga kemudian langsung kita tahan di Lapas kelas IIB Bangkinang," jelas Amri.
 
 
Ditambahkannya, kasus yang melibatkan Nurul Hidayah bermula dari kegiatan pembuatan Prona yang sebenarnya tidak dipungut biaya. Namun tersangka memungut biaya dari beberapa orang warga untuk penerbitan sertifikat Prona tersebut.
 
"Pungli yang dilakukan tersangka berkisar antara Rp1,5 juta sampai Rp20 juta rupiah. Atas perbuatannya tersangka dijerat undang - undang Korupsi Pasal 12 dan 11 dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara," jelasnya.
 
Reporter: Sanusi 
Editor     : Lukman Prayitno 
SHARE
Previous articleDipasang Tapping Box, Pendapatan Sektor Pajak Meningkat
Next articlePSPS Paksa Babel United Menyerah Dikandang

COMMENTS