ilustrasi (google.com)

TEMBILAHAN, DIRIAU.com -- Seorang gadis berusia 21 tahun bernama Paramita Utari ditemukan tergeletak di jembatan Parit 6 Kecamatan Tembilahan Hulu, dengan luka di bagian wajah, Sabtu (6/10/2018). Sebelum tergeletak dengan penuh darah, berdasarkan keterangan saksi, gadis tersebut mengejar jambret yang merampas smart phone milikinya.

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP AR Tarigan menerangkan, sebelumnya korban yang mengendarai sepeda motor sekitar pukul 21.30 WIB melewati jalan Parit 7 Tembilahan Hulu.

Tiba-tiba, sebuah sepeda motor yang dikendarai tiga orang yang memakai topi langsung mendekati sepeda motor korban dan merampas smartphone miliknya. Setelah kejadian itu, korban langsung mengejar pelaku hingga ia terjatuh di jembatan Parit 6 Tembilahan Hulu.

Warga yang melihat korban pun langsung membawa korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan. "Berdasarkan informasi yang dihimpun Unit Reskrim Polsek Tembilahan Hulu, diduga pelaku jambret menggunakan topi berjumlah tiga orang berboncengan menggunakan sepeda motor Mathic dan melarikan diri ke arah Jalan Lintas Provinsi Tembilahan-Rengat," jelas Kapolsek, Minggu (7/10/2018).

Ditambahkan AR Tarigan, saat ini korban masih menjalani perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan. "Kondisi korban yang masih menjalani perawatan sehingga belum bisa diintrogasi," terang AR Tarigan.

SHARE
Previous articleKomunitas Duri Beraksi , Galang Dana Bantu Korban Bencana Alam Donggala
Next articleSPI desak Polda Riau Transfaran Dalam Penegakan Hukum Terkait Bupati Bengkalis Yang Diduga Kuat Ikut Terlibat

COMMENTS