Foto : Merdeka.com

PEKANBARU, DIRIAU.COM -- Masyarakat Riau menyatakan kekecewaannya lantaran Gubernur Riau Syamsuar dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Yan Prana Jaya Indra Rasyid yang belum genap satu tahun memimpin melantik keluarganya yaitu istri, abang, adik, menantu menjadi pejabat Riau.

"Jelas kami kecewa sekali. Seperti inilah pemimpin hasil demokrasi Pilkada. Tetap KKN. Belum ada kerja, keluarganya sudah diangkat jadi pejabat. Padahal banyak pegawai yang sudah berpuluh-puluh tahun mengabdi hanya bisa bermimpi untuk dipercayai jabatan," ungkap Daud Marudut, warga Pekanbaru, Kamis (9/1/2020) seperti dikutip dari Media Indonesia. 

Sebelumnya, Pemprov Riau telah melantik 737 pejabat dilantik dan diambil sumpah untuk mengisi jabatan eselon 3 dan 4, serta pejabat fungsional seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau. Termasuk beberapa pejabat pindahan dari kabupaten dan kota di Riau.

Dari pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution di Ballroom Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, kemarin, terdapat anggota keluarga Gubernur Riau dan Sekdaprov Riau.

Diantaranya menantu Gubernur Riau, Tika Rahmi Syafitri yang dilantik sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Retribusi di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau. Selanjutnya istri Yan Prana Jaya yakni Fariza juga dilantik sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau. Fariza sebelumnya merupakan staf BKD Riau.

Kemudian Prasurya Darma yang diketahui merupakan abang kandung Sekdaprov Riau Yan Prana. Prasurya Darma dilantik sebagai Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Riau atau dapat promosi dari posisi staf di Bagian Kerjasama Biro Humas Protokol dan Kerjasama Setdaprov Riau.

Selain itu, Dedi Herman yang merupakan merupakan adik Sekdaprov Riau Yan Prana juga dilantik sebagai Kabid Ops Satpol PP Riau.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan mengatakan pejaba yang dilantik mencapai 737 pegawai. Jumlah itu terdiri dari pejabat eselon 3 sebanyak 214 orang. Dan pejabat eselon 4 sebanyak 409 orang.

"Kemudian fungsional sebanyak 114 orang. Setelah ini juga akan ada lagi pejabat eselon 2 dan pelantikan susulan," jelasnya.

Editor : Lukman Prayitno 

 

 
SHARE
Previous articleKomisioner KPU Wahyu Setiawan Ditetapkan Tersangka Penerima Suap
Next articleGus Dur Disebut Lengser Usai dari Kediri, Mantan Jubir Gus Dur: Pramono Bohong, Penyebabnya Itu Megawati!

COMMENTS