Fakta dibalik viralnya video jembatan menuju SDN 008 Salo

552 views
Kepala Sekolah SD Negeri 008 Salo Kecamatan Salo Kabupaten Kampar Dra.Yusnidar Mahmud

SALO DIRIAU.com -- Kepala Sekolah SD Negeri 008 Salo Kecamatan Salo Kabupaten Kampar Dra.Yusnidar Mahmud membantah bahwa pihak sekolah ataupun dirinya yang menyuruh anak - anak didiknya untuk ikut dalam pengambilan gambar/video oleh salah satu media televisi di lokasi jembatan rusak menuju sekolah mereka beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Yusnidar saat ditemui awak media diruang kerjanya Jumat pagi,  (27/7/2018), menurutnya berita itu terlalu berlebihan dan saya selaku Kepsek sangat menyesalkannya," ujarnya.

Untuk kita ketahui di sungai yang dilewati jembatan ini tidak ada terdapat batu besar, yang ada hanya pasir dan kerikil dan airnya pun dangkal.

Dikatakan Yusnidar, sebelum anak - anak ke lokasi jembatan saya diminta wawancara oleh media tersebut namun saya tidak bersedia dan saya bilang," kan jembatan itu sudah ditinjau oleh BPBD kemarin lalu apa lagi," ucapnya mengulangi apa yang dikatakannya saat itu.

"Melihat orang itu pergi lalu anak - anak mengikuti mereka begitu juga dengan salah seorang guru juga ikut kesana karena ingin melihat cucunya yang sudah duluan kesana dan kejadian ini di jam istrahat, begitu juga dengan video anak - anak minta jembatan ini diperbaiki yang viral di medsos saya pun tidak tahu siapa dan kapan dibuatnya," terang Kepsek.

Diakui Yusnidar memang ada sekitar 20 sampai 30 siswa yang melewati jembatan tersebut setiap harinya, cuman jembatan ini bukanlah satu - satunya akses menuju ke sekolah dan ini hanya jalan alternatif saja bagi siswa yang tak mau melewati jalan raya yang berada di depan sekolah kita ini," jelasnya.

Jarak dari jembatan menuju sekolah ini lebih kurang 200 meter.

Terlepas dari semua itu kita berharap kepada Pemerintah Daerah dan pihak terkait supaya jembatan ini bisa diperbaiki lagi agar tidak membahayakan bagi anak - anak yang melewatinya," harapnya.

Sementara itu Nanang Yusril, salah seorang warga setempat mengatakan," bahwa jembatan ini dulu di bangun pertama kali mengunakan dana PMPM Mandiri kemudian dilanda bencana alam banjir beberapa waktu lalu, karena jembatan ini rusak karena bencana alam maka di buatkan jembatan baru oleh BPBD Kampar dan seiring berjalannya waktu jembatan ini kembali amblas tergerus arus sungai disaat musim penghujan tiba" ungkapnya.

"Oleh karena jembatan ini sudah ditinjau oleh pihak BPBD beberapa hari lalu  dan berjanji akan diperbaiki, seyogyanya kita selaku masyarakat tidak perlu terlalu menghebohkannya serta mari kita tunggu itikad baik yang ditunjukkan Pemda melalui BPBD ini agar tidak ada pihak yang dirugikan," pungkasnya

 

(ibs) 

COMMENTS