Dua Pekerja Kilang Sagu Diserang Buaya di Dua Tempat Berbeda

650 views
foto ilustrasi (net)

KEPULAUAN MERANTI (DIRIAU.com) - Warga Desa Sungai Tohor kecamatan Tebing Tinggi Timur kabupaten Kepulauan Meranti, selamat dari terkaman predator air diduga adalah seekor buaya. Kejadian tersebut bermula saat  itu memulai aktivitas di malam hari di sungai.

Saat air sungai pasang pada malam harinya, tepatnya di kilang sagu, para pekerja turun ke sungai untuk menaikkan tual sagu ke darat. Pian (Lk 39) yang bekerja di kilang sagu Ecik Manan, sekitar pukul 22:15 wib, Senin malam (28/5/2018) dan teman lainnya berniat membuka tali tual yang sedang berakit.

Ketika berada di dalam sungai, tiba-tiba korban merasakan ada yang menggigit di bagian celananya di bagian pinggang, Pian sangat kaget dan langsung berusaha melawan dengan menyinggung binatang tersebut dengan siku tangan kanannya. Setelah lepas dari terkaman tersebut, Pian langsung bergegas naik bersama teman-temannya yang berada di dalam sungai.

Akibat dari musibah tersebut, Pian mengalami luka di bagian siku tangan kananya dan langsung dibawa pulang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut."Berdasarkan informasi yang saya terima dari adik korban bernama Puat, buaya tersebut berjumlah dua ekor, yang satu ekor mengarahkan ke abang saya Pian, dan satu ekor lagi megarah ke bang Sam, begitu jelas Puat kepada saya," ungkap Irwin, keluarga korban.

Sekitar pukul 23.15 WIB di malam yang sama, satu orang warga Sungai Tohor juga yang bekerja di kilang sagu yang berbeda yakni Sahan alias Mantap (41) juga menjadi korban terkaman seekor binatang buas diduga buaya.

Seperti yang dikatakan Zulkifli yang merupakan salah satu saksi mata, dan juga teman korban sesama pekerja kilang sagu, sekitar pukul 23:15 Zulkifli dan Sahan sedang menaiki tual yang ada di sungai tempat kilang mereka bekerja.

Saat itu kedalaman air sungai baru mulai pasang, diperkirakan air pasang tersebut sedalam pinggang, setelah beberapa tual dinaikkan mereka pun melanjutkan lagi, dan saat Sahan turun ke dalam sungai, dia mendengar suara seekor binatang besar yang sedang menyerang mangsanya.

"Mendengar suara tersebut saya langsung mengarahkan lampu senter yang ada di atas kepala saya mengarah ke sungai, tersentak itu saya melihat bagian kepala buaya ingin menerkam teman saya, melihat posisi teman saya sudah menumbangkan tubuhnya, dan saya pun langsung menarik teman saya Sahan ke darat dan saya pun menghubungi pemilik kilang sagu dengan harapan minta tolong," terang Zulkifli.

Jelang beberapa menit, pemilik kilang sagu yang bernama Arip, tiba di kilangnya, korban pun langsung dilarikan ke Pukesmas Sungai Tohor untuk mendapatkan perawatan intensif.Dalam kejadian na'as tersebut korban mengalami luka jahitan di bagian pinggul belakang bagian perut korban karena diduga akibat keganasan predator air itu.

 

 

 

 

sumber : datariau.com

COMMENTS