objek wisata ulu kasok yang terbakar beberapa minggu lalu

BANGKINANG , DIRIAU.com -- Kepolisian Sektor XIII Koto Kampar tidak melanjutkan penyelidikan terhadap kasus kebakaran lahan di Objek Wisata Puncak Ulu Kasok di Desa Pulau Godang Kecamatan XIII Koto Kampar. Garis polisi yang sempat dipasang dilokasi sudah dibongkar.

Kepala Polsek XIII Koto Kampar, AKP. Budi Rahmadi mengungkapkan, garis polisi sudah dibuka dua hari setelah kejadian. Areal itu terbakar 23 Agustus lalu."(Garis polisi) sudah langsung kita buka besoknya. Paling dua hari itu (dipasang)," katanya, Rabu (5/9/2018).

Budi mengatakan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Termasuk pihak pengelola.Dari keterangan yang didapat, kebakaran sudah terjadi sejak Kamis (23/8) petang. Pengelola sempat berhasil memadamkan api.

"Sudah sempat padam. Malamnya api muncul lagi. Karna di situ kan gambut," jelas Budi.Menurut dia, sumber api dari gundukan sampah. Ini membuat dugaannya menguat bahwa kebakaran disebabkan oleh pengunjung. "Kita sudah selidiki, jadi sepertinya dari pengunjung," kata Budi.

Ia tidak menjelaskan lebih rinci perbuatan pengunjung yang sampai menimbulkan kebakaran melebar.Ia mengemukakan, proses hukum dapat dilanjutkan kembali jika ada informasi baru yang diperoleh. Sebelumnya, seorang tokoh adat setempat menduga kuat kebakaran dilatar belakangi sabotase pihak lain.

Dugaan ini muncul karena internal pengelola diketahui mengalami keretakan. Sehingga terdapat kubu-kubuan. Isu ini sudah dibantah pihak pengelola.

Menanggapi hal ini, Budi tidak menampiknya. Menurut dia, antar pengelola bisa saja tidak akur karena masalah pembagian hasil. "Di situ memang nggak habis-habis masalah mereka itu. Soalnya masalah bagi-bagi yang nggak rata. Saya sudah sampaikan, sedikit dibagi-bagi rata," ujarnya.

SHARE
Previous articlePolres Rohul Ciduk Seorang Wanita Dan Pria Saat Transaksi Narkoba di Cafe Dusun Lintam
Next articleDibalik Pencemaran Nama Baik Wartawan ada Andi Sakai, Kuasa Hukum Bupati Bengkalis Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

COMMENTS