INHU , Diriau.com -- Pelarian pelaku pembunuhan seorang guru di Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu, berakhir ditangan Sub-Direktorat III Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Polda Riau bersama Satreskrim Polres Inhu, Sabtu, 15 September 2018 sore.

Pelaku berinisial AG (36) dibekuk di daerah Aceh, berdasarkan pengakuan AG ia ke Aceh mengantar anak istrinya, karena tidak memiliki keluarga di Inhu.Hal itu dilakukan AG setelah ia menikam korban yang diketahui seorang guru bernama Tardi, hingga merengangkan nyawa.

"Ia ditangkap di Jalan Lintas Barat Sumatera, daerah Subulussalam Tapaktuan, Aceh." Ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hadi Purwanto, Selasa, 18 September 2018 siang.

Dikatakan Hadi, Ada sekitar sepekan lebih Ag diburu aparat berwajib dari jajaran Satreskrim Polres Inhu, serta pihak Jatanras Polda Riau. Hingga akhirnya keberadaannya terendus pihak polisi sedang berada di Aceh.

"Pelaku digerebek di rumah orangtua istrinya, bahkan saat diminta menunjukkan barang bukti, Ag berupaya melawan aparat hingga terpaksa dihadiahi timah panas, di kaki kanannya."Sebut Hadi.Saat ini pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolda Riau, ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa seseorang.

Sebagai mana diketahui, pada 4 September 2018 dini hari lalu, Tardi datang ke kafe milik Ag, ia memesan minuman dan sekitar pukul 04.00 Wib korban pulang tanpa mau membayar. Akibatnya, diduga sempat terjadi perdebatan hingga akhirnya Ag menikam korban dengan sebilah parang yang digunakan untuk memotong ikan.

SHARE
Previous articleLagi, Kecelakaan di Jalur Lintas Timur Seorang Polisi Tewas Terseret
Next articleSPI desak Polda Riau Transfaran Dalam Penegakan Hukum Terkait Bupati Bengkalis Yang Diduga Kuat Ikut Terlibat

COMMENTS