Bandar dan Pengedar Narkoba Ditangkap, Sabu Seberat 1.2 Kg Berasal dari Palembang Diamankan Polsek Rumbai Pesisir

791 views
Pers release penangkapan bandar dan pengedar sabu dengan barang bukti shabu seberat 1,2Kg asal Palembang

PEKANBARU  DIRIAU.COM -- Setelah menangkap seorang bandar dan dua pemakai sekaligus pengedar narkoba berikut barang bukti sekitar 1,2 kilogram sabu, anggota Polsek Rumbai Pesisir kini terus melakukan pengembangan.

Informasi yang diperoleh menyebut, pelaku adalah Misrian Syahrozi als Rozi (bandar) dan Fery Naldo als Naldo serta Alzuriat als Zul sebagai pengedar. "Kasusnya masih kita kembangkan. Diduga narkoba tersebut berasal dari luar Riau," kata Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal kepada wartawan, Selasa (7/8/2018) di Pekanbaru. 

Ardinal menuturkan, barang haram tersebut terindikasi dipasok seseorang berinisial A yang berada di Palembang, Sumatera Selatan. MS sendiri ditangkap petugas saat tengah berada di salah satu rumah di Jalan Pangeran Hidayat, Gang Teladan, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru, Selasa lalu.

Saat melakukan penangkapan dan penggeledahan rumah, petugas awalnya tak menemukan adanya keberadaan barang bukti sabu-sabu. Namun berkat kejelian petugas, akhirnya barang haram tersebut berhasil ditemukan. Sabu-sabu disembunyikan di dalam tas yang diletakkan di balik jok sepeda motor milik MS. Sabu-sabu tersimpan rapi dalam kemasan teh hijau dengan tulisan Cina. Beratnya sekitar 1 kilogram.

Tak sampai disitu, petugas juga menyita 18 bungkus abu-sabu yang terdiri dari 3 paket sedang dan 15 paket kecil siap edar. Beratnya hampir sekitar 200 gram. Total barang bukti yang diamankan yaitu sekitar 1,2 kilogram. Selain sabu-sabu, polisi turut mengamankan barang bukti lainnya. Seperti tas berisi uang tunai Rp 16 juta lebih diduga hasil penjualan sabu, 155 buah plastik kosong pembungkus sabu, 3 unit HP dan lain-lain.

Kompol Ardinal saat ekspos kasus, Selasa (7/8/2018) menjelaskan, penangkapan bandar sabu ini berawal dari penangkapan dua orang pemakai sekaligus pengedar. Mereka adalah FN (27) dan AZ (29). Keduanya diringkus dua hari sebelum sang bandar narkoba ditangkap.

Dari penguasaan FN dan AZ, diperoleh barang bukti berupa satu paket besar sabu-sabu seharga Rp 2,5 juta dan puluhan plastik kosong pembungkus sabu. "Jadi dari mereka ini FN dan AZ, sabu-sabu selain dipakai sendiri, juga untuk diedarkan kembali. Kita dapatkan informasi jika barang yang mereka edarkan didapat dari MS," ungkapnya.

Sabu-sabu ini diedarkan di beberapa lokasi di Kota Pekanbaru. Khususnya di sekitar lokasi tempat tinggal si bandar. Menurut Kapolsek, untuk tersangka FN dan AZ, dijerat pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan tersangka MS diduga telah melanggar pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2, Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Polsek Rumbai Pesisir akan bekerjasama dengan Sat Narkoba Polresta Pekanbaru dan direktorat Narkoba Polda Riau untuk melakukan pengembangan peredaran narkoba hingga kota asal barang haram tersebut Palembang. tutup Kapolsek Ardinal.

 

 

 


Liputan (Jimmi)
Editor   (Tanjung

COMMENTS