Realitas politik yang menentukan arah kebijakan menimal 5 tahun kedepan. Sistim uu 7 tahun 2017 tentang pemilu dilakukan dengan serentak pilpres, dpd ri, dpr ri, dprd provinsi dan dprd kabupaten, artinya ada lima surat suara yang akan dicoblos oleh seorang pemilih, hal ini akan membingungkan para pemilih, trutama bagi yg tidak pandai baca dan kaum melenial.

 

Konsentrasi publik khususnya kaum melenial lebih ke pilpres ketimbang caleg dari sampel yang di lakukan lembaga surve oang pemuda melayu (opm riau) terhadap kaum melenial antara umur 18-22 tahun, jumlah sampel 120 orang tersebar di kabupaten se riau. Semuanya sudah menentukan pilihan, al hasil kaum melenial sudah punya pilihan untuk capres.

 

Surve yang dilaksanakan mulai pada tanggal 21-28 maret 2019. Surve dilakukan secara acak (multistage random sampling). terhadap mahasiswa yang kuliah di pekanbaru dengan quisioner dan wawancara tatap muka pada 120 responden.

 

Untuk caleg dpr ri dapil riau 2 ( Kampar, Kuansing, inhu, pelalawan dan inhil). Sampel yang diambil 110 responden. Hanya 84 orang yang sudah menentukan pilihan dan 26 orang belum menentukan pilihan, artinya 76% sudah ada pilihan dan 24% belum menentukan pilihan.

 

Sedangkan untuk caleg dprd provinsi dapil 2 Kampar. Sangat ironis sekali dari sampel 70 orang hanya 14 orang yang menentukan pilihan dan 56 orangnya belum menentukan pilihan. Artinya 80% belum menentukan pilihan, hanya 20% yang sudah ada pilihan.

 

Untuk nama-nama caleg dprd provinsi yang di surve ada 10 caleg. Baik itu incumbent dan pendatang baru, dari 14 yang menetukan pilihan tidak ada satupun yang memilih incumbent, semuanya pendatang baru. Seperti Ardiansyah(PKS), Yuyun Hidayat(PPP), Umul Saadah (Golkar) dan Saidin (PAN)

 

Perjuangan kpu dan para caleg. 20 hari menjelang pemilu tanggal 17 April mesti dilakukan dengan sisa waktu tidak sampai 3 pekan lagi akan dilakukan pencoblosan, khususnya bagi seorang caleg untuk mendekati suara mengambang (swing voters). Sebagai nutrisi berpikir untuk para caleg ini harus melakukan pemetaan secepat mungkin, pendekatan emosional dengan melibatkan kaum melenial dan diskusi kelompok terhadap pemilih kaum melenial.

 

Peneliti Oang Pemuda Melayu Riau

OPM RIAU

Direktur,

 

Muhammad Rafi

SHARE
Previous articleKetua BMI Rohul Deklarasikan Pemilu Damai 2019
Next articleBupati Siak Bersama OPD Dan Camat se-Siak Hadiri Open House Kediaman Gubernur Riau

COMMENTS