BANGKINANG, DIRIAU.COM -- Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH langsung memimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Muara Takus 2019 di Mapolres Kampar,  Kamis (29/8/2019) pagi. Kegiatan apel tersebut menandai pelaksanaan kegiatan operasi lalu lintas untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat terhadap perundang-undangan lalulintas.
 
Pelaksanaan apel tersebut tidak hanya dihadiri oleh personel gabungan Polres Kampar Polri tetapi juga dihadiri oleh personel TNI dari Kodim 0313/ KPR dan Yonif 132/ BS, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kampar. Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Muara Takus 2019 Polres Kampar ini ditandai pemasangan pita tanda operasi oleh Kapolres Kampar kepada perwakilan personel dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Kampar.
 
Sementara itu, dalam amanatnya saat memimpin Apel Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Muara Takus 2019, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH mengatakan, sesuai amanat Undang-undang Lalulintas dan Angkutan Jalan diharapkan kita dapat mewujudkan Kamseltibcar lantas. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalulintas. Kemudian membangun budaya tertib berlalulintas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
 
"Keempat poin diatas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah. Dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak," paparnya.
 
Ditambahkannya, pelaksanaan Operasi Patuh 2019 ini akan digelar selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019. Sasaran prioritas yaitu pengemudi menggunakan telepon seluler, pengemudi melawan arus, dan berboncengan lebih dari satu.
 
"Kemudian Pengemudi dibawah umur,  pengemudi dan penumpang motor tidak menggunakan helm. Pengemudi yang menggunakan narkoba atau mabuk dan Mengemudi melebihi batas kecepatan. Untuk pelaksanaan Operasi ini kepada seluruh jajaran untuk mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani SOP. Hindari pungli dan lakukan tugas operasi dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat," tambahnya.
 
Reporter: Sanusi 
Editor     : Lukman Prayitno
SHARE
Previous articleOknum TNI Di-skor Terkait Unjuk Rasa di Depan Asrama Mahasiswa Papua Surabaya
Next articlePSPS Paksa Babel United Menyerah Dikandang

COMMENTS