Foto: Instagram polres_pelalawan
DIRIAU.COM -- Jokowi memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot anak buahnya yang tak bisa mengatasi karhutla.
 
Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2019, di Istana Negara (6/8/2019) seperti dikutip dari Gelora.co.
 
Jokowi mengingatkan kepada para Pangdam, Danrem, Kapolda, Kapolres, bahwa aturan yang dirinya sampaikan pada 2015 soal pencopotan dari jabatan yang tak mampu tangani karhutla, masih berlaku.
 
Mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo tidak sepakat dengan langkah yang diambil  Jokowi. 
 
“Pak @jokowi ngerti gak sih tugas TNI-Polri?!?,”tanya Prabowo di akun Twitter @BertemanM menanggapi tulisan bertajuk “Jokowi Instruksikan Copot TNI-Polri yang Gagal Atasi Karhutla”
 
Sebelumnya, Manajer Kampanye Pangan, Air, dan Ekosistem Esensial Kelas Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Wahyu A Perdana (1/8/2019) menyatakan tidak rela, TNI dan Polri dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla.
 
"Jujur dalam konteks nasionalisme itu kurang ajar menurut kami. Penjaga kedaulatan kita difungsikan sebagai pemadam kebakaran yang disebabkan oleh korporasi," tegas Wahyu.
 
Walhi mendesak pemerintah untuk mencabut izin konsesi pada lahan konsesi korporasi yang terbakar berulang. “Tindakan lebih jauh, bisa dilakukan pencabutan izin konsesi pada lahan konsesi korporasi yang terbakar berulang. Pemerintah harus tegas menyikapi persoalan ini. #PulihkanIndoneia #AdildanLestari,” demikian pernyataan akun Twitter Walhi, @walhinasional.
 
Editor: Lukman Prayitno 
SHARE
Previous articleSiapkan 1000 Kupon, Pemko Sembelih Kurban Pekan Depan
Next article820 Peserta Antusias Ikuti Perkemahan HUT Pramuka Kampar Kiri

COMMENTS