PEKANBARU, DIRIAU.com -- Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah Lainnya di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Adi Lesmana, Rabu (12/9/2018) menegaskan, bahwa kenaikan pajak penerangan jalan terpaksa diterapkan untuk menutupi tagihan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terus mengalami kenaikan.

Selain itu, pihaknya juga terpaksa menaikkan pajak penerangan jalan untuk memberikan rasa keadilan. Sebab Perda No 3 Tahun 2011 tentang Pajak Penerangan Jalan besaranya sama semua yakni 6 persen untuk semua golongan. ''Sedangkan di Perda yang baru ini besaran pajaknya diklasifikasikan sesuai dengan golongan masing-masing,'' ujar Adi.

Di aturan Perda pajak penerangan jalan yang baru ini, Adi merincikan, untuk golongan sosial seperti rumah ibadah dikenakan pajak 6 persen, kemudian golongan rumah tangga sebesar 8 persen, untuk golongan bisnis dan usaha 10 persen, industri 3 persen dan genset 1,5 persen.

''Setelah kita melakukan studi banding ke beberapa daerah, ternyata sudah banyak yang menerapkan pajak seperti itu. Bahkan di beberapa daerah ada yang menerapkan hingga batas maksimal, yakni 10 persen,'' sebut Adi (Kominfo6)(rls)

SHARE
Previous articlePelantikan Pengurus BRAVO 5 Provinsi Riau Berjalan Dengan Sukses
Next articleLSM Gerak Terima SP2HP Dirreskrimsus Polda Riau Terkait Kasus Penyimpangan Proyek Pembangunan Gedung SMK Baru Rumbai

COMMENTS